German Open 2019: Ganda & Tunggal Masih Punya Harapan

Greysia dan Apriyani (Badmintonindoesia.org)
28 Februari 2019 00:25 WIB Hanifah Kusumastuti Sport Share :

Solopos.com, MUELHEIM AN DER RUHR - Harapan publik Indonesia untuk menyaksikan pebulu tangkis kesayangan mereka mengakhiri paceklik juara di German Open masih terbuka.

Setidaknya, dua ganda putri dan satu ganda campuran asal Tanah Air memastikan lolos ke babak 16 besar German Open 2019. Dua ganda putri tersebut yakni Greysia Polli/Apriyani Rahayu dan Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rizki Amelia Pradipta. Greysia/Apriyani yang menyandang status unggulan keempat menundukkan ganda putri Taiwan, Hsu Ya Ching/Hu Ling Fang, secara straight game 21-18, 21-15 di Nnogy Sporthalle, Muelheim an der Ruhr, Jerman, Rabu (27/2/2019) waktu setempat.

Seperti dilansir bwfbadminton.com, Rabu, Greysia/Apriani harus meladeni perlawanan alot selama 42 menit untuk menyingkirkan pasangan Taiwan tersebut. Di babak 16 besar, Kamis (28/2/2019), Greysia/Apriani bakal berjumpa pemenang pasangan Belanda, Debora Jille/Imke van der Aar melawan ganda putri Tiongkok, Li Wenmei/Zheng Yu.

Sementara Ni Ketut/Rizki Amelia dengan mudah memaksa pasangan Denmark, Alexandra Boje/Rikke Soby secara straight game 21-10, 21-14. Namun di babak selanjutnya, Ni Ketut/Rizki Amelia sudah ditunggu unggulan pertama asal Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, Kamis. Yuki/Sayaka memastikan lolos ke babak 16 besar setelah menyingkirkan ganda putri Indonesia, Della Destiara Haris/Tania Oktaviano Kusumah 21-14, 21-10. 

Harapan pebulu tangkis Indonesia untuk membawa pulang trofi di sektor ganda campuran juga masih terbuka setelah Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja mengalahkan pasangan Belanda, Ruben Jille/Imke Van der Aar, dengan skor 21-5, 21-14. 

Di tunggal putri, Fitriani menundukkan Yip Pui Yin asal Hong Kong dengan dua game langsung  21-19, 21-10. Fitriani bukan satu-satunya tunggal putri asal Tanah Air yang bakal tampil di babak 16 besar. Sebab, dua tunggal putri Indonesia lainnya, Gregoria Mariska Tunjung dan Ruselli Hartawan, saling bertarung memperebutkan selembar tiket ke 16 besar. Tapi hingga berita ini diturunkan, pertandingan dua tunggal putri Indonesia di babak 32 besar itu belum tuntas.

Lolosnya beberapa pebulu tangkis Tanah Air membuka peluang Indonesia mengakhiri paceklik gelar di turnamen yang berhadiah US$150.000 (Rp2,1 miliar) ini.  Kali terakhir bendera Merah Putih dikibarkan di German Open yakni ketika ganda putra Indonesia, Flandy Limpele/Eng Hian, naik podium utama pada 2003. Bahkan, Flandy/Eng Hian menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang pernah juara di turnamen yang digelar setahun sekali sejak 2001 ini.