Paribas Open 2019: Sejarah Bianca Andreescu!

Bianca Andreescu (Reuters/Jayne Kamin/Oncea)
17 Maret 2019 15:55 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, INDIAN WELLS — Sejarah besar diciptakan Bianca Andreescu saat menumbangkan petenis unggulan keenam, Elina Svitolina, dengan skor 6-3, 2-6, 6-4 di semifinal BNP Paribas Open 2019, Sabtu (16/3/2019). Petenis 18 tahun asal Kanada ini menjadi pemain berstatus wild card pertama yang mampu lolos ke babak final Indian Wells.

Namun Andreescu sudah ditunggu sensasi yang lebih besar jika mampu menundukkan mantan petenis terbaik dunia, Angelique Kerber, di partai pamungkas turnamen, Senin (18/3/2019) dini hari WIB. Di semifinal lain, Kerber mengakhiri rentetan hasil gemilang petenis Swiss, Belinda Bencic, dengan skor 6-4, 6-2. Sebelumnya Bencic menjadi kejutan dengan menumbangkan juara bertahan, Naomi Osaka, hingga Karolina Pliskova.

Duel Andreescu melawan Kerber tentu bisa dibilang laga David versus Goliath lantaran Andreescu “hanya” berpredikat ranking 152 dunia. Namun melihat sepak terjang Andreescu untuk menembus babak final, Kerber jelas tak boleh jemawa. Andreescu sempat menumbangkan petenis macam Dominika Cibulkova, Wang Qiang, hingga Garbine Muguruza sebelum membekuk Svitolina.

Musim ini penampilan Andreescu juga berkembang pesat dengan rekor kemenangan 27-3. Andreescu diyakini bakal tampil menggila untuk meraih gelar WTA pertama sepanjang kariernya. “Kerber adalah petarung luar biasa. Dia bisa menembak di semua titik di manapun dia mau,” ujar Andreescu yang kemungkinan bakal menembus ranking 35 besar pekan depan, seperti dilansir WTA Tennis, Sabtu (16/3/2019).

Bagi Kerber, lolos ke partai final merupakan pencapaian terbaiknya selama bertanding di Indian Wells. Pada 2012 dan 2013 petenis Jerman itu gagal menembus babak pamungkas setelah tersingkir di empat besar. Kerber sendiri antusias bisa bertemu dengan petenis kejutan lain seperti Andreescu.

“Saya benar-benar mencari pertandingan yang lebih berat. Dia petenis wild card tapi bisa mengalahkan beberapa petenis bagus. Saya tahu saya harus memainkan tenis terbaik saya,” ujar peraih tiga gelar grand slam itu.