Kejuaraan Taekwondo di Jogja, Atlet Solo Penuhi Target

Ilustrasi silat (Solopos/Whisnupaksa)
19 Maret 2019 00:25 WIB Ivan Andimuhtarom Sport Share :

Solopos.com, SOLO - Target Pengurus Taekwondo Indoensia (TI) Solo kepada 43 taekwondoin yang berlaga dalam 1st Rahmi Kurnia Championship 2019 di Balai Lantip, Jogja pada Sabtu-Minggu (16-17/3/2019) dapat terpenuhi. Kontingen Solo sukses mengamankan tujuh emas, 13 perak, dan empat perunggu. Hal itu mengantarkan mereka menjadi juara umum II.

Tak hanya itu, salah satu atlet yang masuk atlet lapis kedua tersebut juga mampu meraih gelar sebagai taekwondoin terbaik kadet putra. Gelar itu diraih Rio Hadi Prasetyo. Ia juga meraih medali emas pada kyorugi kategori kadet dengan berat di bawah 53 kg.

Event 1st Rahmi Kurnia Championship 2019 adalah event yang kompetitif. Ada lebih dari 600 atlet dari seluruh Indonesia yang bertanding dalam ajang tersebut. Kejuaraan itu bisa dibilang sebagai ajang yang bergengsi karena Rahmi Kurnia saat ini adalah Binpres Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI).

Ketua Umum Pengkot TI Solo, Donny Susanto, mengatakan hasil yang dicapai para taekwondoin sudah sesuai ekspektasi TI Solo. Menurutnya, keberhasilan tersebut juga menjadi indikasi bergulirnya regenerasi atlet di TI Solo.

Para atlet lapis kedua mampu menunjukkan kelas mereka. Mereka tidak inferior di hadapan para lawan walau sejak awal tidak diunggulkan. “Keberhasilan ini menunjukkan regenerasi atlet di TI Solo sudah terlaksana,” ujarnya saat dihubungi Solopos.com, Senin (18/3/2019).

Lebih lanjut, sembilan atlet taekwondo Solo yang masuk tim Pekan Olahraga Daerah (Popda) Kota Solo bertolak ke Semarang. Mereka akan bertarung mati-matian dalam ajang Popda tingkat Jawa Tengah. Pasalnya, Solo memang menargetkan sapu bersih semua nomor sehingga membuka peluang berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) yang rencananya digelar di Papua.

“Ada sembilan atlet dan tiga official yang berangkat. Walau dana dari dinas terkait terhitung minim, tapi anak-anak tetap bersemangat. Hal itu tidak menyurutkan tekad anak-anak untuk memberikan yang terbaik buat Kota Solo tercinta,” paparnya.