Porprov 2018: Bonus Atlet Solo Segera Cair

Porprov Jawa Tengah 2018 (Konijateng.org)
06 April 2019 00:25 WIB Ivan Andimuhtarom Sport Share :

Solopos.com, SOLO - Bonus bagi para atlet berprestasi Kota Solo di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2018 segera cair. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Solo mengundang para ketua cabang olahraga (cabor) untuk mengikuti koordinasi pencairan bonus tersebut di Kantor KONI Solo, Jumat (5/4/2019).

Selain koordinasi, masing-masing cabor membawa foto kopi KTP, foto kopi kartu keluarga (KK) atau foto kopi kartu pelajar bagi yang belum memiliki KTP. Para pengurus cabor juga diminta mengambil formulir dari Bank Jateng kemudian mengisi sesuai data para atlet berprestasi.

Selajutnya, formulir Bank Jateng diserahkan ke KONI Solo pada Sabtu (6/3/2019) pagi untuk selanjutnya diurus ke Bank Jateng pada Sabtu siang. Menurut informasi, penyerahan bonus melalui rekening dilakukan pada Selasa (9/4/2019).

Masa pembagian bonus bagi atlet Solo termasuk telat dibanding kota/kabupaten lain. Sebagian besar pemerintah kabupaten/kota di Jateng telah menyerahkan bonus kepada atlet mereka tak lama setelah Porprov Jateng 2018 berakhir. Daerah terdekat seperti Sragen sudah menyerahkan bonus pada awal Januari 2019 lalu. Kemudian Klaten menyerahkan bonus kepada atlet pada Februari 2019.

Porprov Jateng 2018 diselenggarakan di Kota Solo pada Oktober 2018 lalu. Kontingen tuan rumah Solo memenuhi target meraih Juara Umum II di ajang Porprov Jateng XV 2018. Solo mampu mendulang 73 medali emas, 62 medali perak dan 99 medali perunggu. Juara umum tetap dipegang Kota Semarang dengan meraih 102 emas.

Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Solo, Idya Putra Harjianto, membenarkan adanya koordinasi terkait pembagian bonus. Cabor panahan meraih 14 medali di ajang empat tahunan tersebut. “Mudah-mudahan semua berkas sudah beres untuk seluruh cabor,” ujarnya saat dimintai keterangan Solopos.com.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Kota (Pengkot) Taekwondo Indonesia (TI) Solo, Donny Susanto, mengatakan ada sedikit kesalahpahaman antara KONI dengan TI Solo. Undangan acara koordinasi diberikan kepada pengurus TI Solo yang lama. Padahal, kepengurusan sudah berganti.

“Hari ini saya tidak datang. Saya biarkan pengurus lama mengurusnya sampai selesai,” ujarnya.

Donny mengatakan taekwondo menyumbang 3 emas, 2 perak, dan 4 perunggu bagi Kota Solo. Ia menilai pembagian bonus sebaiknya dilakukan tak lama setelah event selesai dilaksanakan. “Kepastian bonus itu untuk menyemangati para atlet. Bisa dilihat daerah-daerah lain sudah dibagikan [bonus atlet]. Tapi kalau ini kebijakan Pemkot Solo, kami tak bisa apa-apa,” ungkapnya.