Berkah Malaysia Open 2019, Jojo Kian Percaya Diri

Jonatan Christie (Badmintonindonesia.org)
08 April 2019 14:55 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, JAKARTA — Langkah Jonatan Christie memang harus terhenti di babak semifinal Malaysia Open 2019. Dia tersingkir setelah berhadapan dengan Chen Long (China) melalui rubber game, 21-12, 10-21, 15-21. Namun demikian, Jonatan mengaku banyak mendapat pelajaran berharga dari turnamen tersebut. 

Perjalanan Jonatan menuju semifinal bisa dibilang tak mudah. Lepas dari Brice Leverdez (Prancis), pemain yang akrab disapa Jojo itu langsung bertemu unggulan satu, Kento Momota (Jepang). Jojo menang dua game langsung dengan 22-20 dan 21-15. Kemenangan ini menjadi yang kali pertama setelah dua laga sebelumnya Jojo selalu kalah dari Momota.

Di perempatfinal Jonatan lagi-lagi berhasil “pecah telur” dari lawannya. Kali ini adalah Viktor Axelsen (Denmark). Jonatan juga sudah dua kali bertemu sebelumnya dan belum berhasil menang satu kali pun. Tapi akhirnya, Jonatan mampu mengatasi Axelsen dengan skor 21-18, 21-19. 

Pebulutangkis 21 tahun itu sebenarnya hampir saja meraih kemenangan perdana atas Chen Long dari tujuh pertemuan. Jojo tampil impresif dengan merebut game pertama semifinal. Sayang Jonatan tumbang di dua game selanjutnya yang membuat perjuangannya di Kuala Lumpur terhenti. 

Rangkaian pengalamannya di Malaysia Open 2019 ini rupanya mampu menambah rasa percaya diri Jonatan. Pebulutangkis asal Jakarta itu mengatakan capaian di Kuala Lumpur merupakan modal bagus jelang Singapore Open 2019. Turnamen itu bakal digelar 9-14 April 2019 mendatang. 

“Berhadapan dengan Momota, Axelsen dan Chen Long membuat saya sedikit lebih percaya diri. Itu yang akan menjadi modal saya ke Singapore Open,” ujar Jojo seperti dilansir badmintonindonesia.org, Minggu (7/4/2019).

Di turnamen itu, Jonatan akan memperkuat tim tunggal putra bersama Anthony Sinisuka Ginting, Ihsan Maulana Mustofa dan Shesar Hiren Rhustavito. Jojo berharap bisa melebihi capaian di Malaysia Open 2019 saat bertarung di Singapura. “Yang penting sekarang pemulihan kondisi dulu, sehingga bisa maksimal,” ujarnya.