GP China 2019: Dominasi Hamilton Diuji

Lewis Hamilton berada di balik kemudi W10, mobil baru Tim Mercedes F1, saat uji coba di Sirkuit Silverstone, Inggris, Rabu (13/2 - 2019). (Twitter/@mercedes/AMGF1)
12 April 2019 22:25 WIB Ahmad Baihaqi Sport Share :

Solopos.com, SHANGHAI — Sirkuit Shanghai, Tiongkok, menjadi salah satu makanan empuk bagi Lewis Hamilton. Dominasinya memang mencolok.

Pembalap asal Inggris itu mampu memenangi tiga dari lima balapan terakhir di sirkuit sepanjang 5,451 meter tersebut. Hamilton juga berpredikat sebagai pembalap dengan gelar juara terbanyak di Shanghai yakni lima kali (2008, 2011, 2014, 2015, 2017).

Musim ini Hamilton berambisi meraih gelar keenamnya di sirkuit sepanjang 5,451 kilometer itu dalam GP Tiongkok 2019, Minggu (14/4/2019). Namun harapan pembalap berjuluk The Boss itu agaknya tak mudah jika melihat dua sesi awal latihan bebas pada Jumat (12/4/2019). Di latihan bebas I, Hamilton hanya berada di peringkat kedua setelah kalah cepat dari Sebastian Vettel (Ferrari).

Performa Hamilton anjlok di latihan bebas II lantaran hanya berada di peringkat keempat. Catatan waktunya bahkan selisih 0,707 detik dari rekannya, Valtteri Bottas, yang menjadi nomor satu di sesi itu. “Saya berjuang keras dengan mobil saya hari ini,” ujar Hamilton seperti dilansir Motorsport, Jumat.

Hamilton menyebut mobil Mercedesnya sebenarnya telah punya kecepatan memadai di trek Shanghai. Namun dia merasa belum cukup nyaman dengan set up mobil secara keseluruhan. “Kami harus bekerja lagi, terutama untuk mobilku. Saya lihat Valtteri sudah cukup nyaman dengan mobilnya,” ujar Hamilton dilansir Motorsport, Jumat.

Tiga pabrikan yakni Mercedes, Ferrari dan Red Bull diprediksi bakal meramaikan persaingan GP Tiongkok jika melihat ketatnya persaingan di latihan bebas. Vettel yang kurang bertaji di dua seri awal mulai menunjukkan kecepatannya, terutama di latihan bebas I. Di latihan bebas II, performa pembalap Jerman itu sejatinya juga cukup baik karena hanya berselisih 0,027 detik dari Bottas.

Prinsipal Ferrari, Mattia Binotto, menilai Vettel bakal segera meraih kemenangan pertamanya musim ini. Binotto bahkan mengklaim Vettel lebih berpeluang merebut gelar juara F1 2019 ketimbang rekan setimnya, Charles Leclerc. Meski demikian pihaknya menegaskan kedua pembalap masih diberi keleluasaan untuk saling bertarung.

“Namun jika situasi 50:50, kami akan memprioritaskan Sebastian karena dia punya lebih banyak pengalaman di tim dan tentu saja, peluang meraih gelar juara dunia.”