5 Atlet Taekwondo Solo Bakal Bertanding di Jepang

Ilustrasi taekwondo (Solopos/Whisnupaksa)
18 April 2019 00:25 WIB Ivan Andimuhtarom Sport Share :

Solopos.com, SOLO - Lima atlet taekwondo Kota Solo bakal berpartisipasi dalam 17th Wata Open International Taekwondo Championship 2019 di Gimnasium Ohama, Kota Sakai, Prefektur Osaka, Jepang. Pada ajang yang digelar Sabtu-Minggu (20-21/4/2019) tersebut, mereka akan bertanding melawan ratusan taekwondoin yang berasal dari sedikitnya 10 negara peserta.

Keikutsertaan kontingen Taekwondo Indonesia (TI) Solo di ajang internasional tersebut adalah keikutsertaan kedua. TI Solo pernah mengirim tiga atlet di ajang serupa pada 2017. Kala itu, taekwondoin Kota Bengawan sukses membawa pulang satu medali perak dan dua medali perunggu.

Tahun ini, terdapat lima atlet yang dikirim. Mereka terdiri atas dua atlet poomsae (seni) dan tiga atlet kyorugi (tanding). Atlet poomsae yang diterjunkan adalah Zidane Fauzi Alvanthony yang turun di kelas kadet dan Brilian Noktiluca Priliko yang bakal turun di kelas senior (under 30).

Sedangkan tiga taekwondoin yang bakal turun di kategori kyorugi adalah Naufal Nasik (Kadet U37), Anugrah Purwa Gusny Atmaja (Junior U45), dan Alvin Anindra Putra (Junior U63). Ketua Pengkot TI Solo, Donny Santosa, menyatakan para atlet tak terlalu dibebani target medali. 

Tetapi, ia berharap lima atlet yang dikirim paling tidak mampu membawa pulang medali yang sama dengan 2017 yakni satu perak dan dua perunggu. “Kami realistis karena ada lebih dari 10 negara yang ikut. Persaingan akan sangat ketat,” ujarnya saat dihubungi Solopos.com, Rabu (17/4/2019).

Donny mengaku telah berkomunikasi dengan beberapa pengurus federasi taekwondo dari negara lain. Beberapa negara yang bakal turut berpartisipasi adalah Nepal, India, Thailand, Jepang, Brasil, Australia, Malaysia, Hongkong, dan China Taipei.

Lebih lanjut, pengiriman kontingen ke Jepang tersebut dimaksudkan agar para atlet mendapatkan pengalaman. Selain untuk mereka sendiri, pengalaman itu bisa ditularkan kepada taekwondoin lain dan berguna untuk memajukan taekwondo di Kota Solo.

Sementara itu, Brilian Noktiluca Priliko, mengatakan persiapan atlet sudah dilakukan sejak Februari lalu. Ia yang bakal turun di kategori poomsae senior under 30 mempersiapkan diri dengan berlatih jurus serta fisik. “Pada 2017 saya ikut ke Jepang, tapi sebagai pelatih. Kali ini saya kembali ke Jepang sebagai atlet. Saya menargetkan membawa pulang medali ke Solo,” terangnya, Rabu.