Taekwondo Solo Juara Umum Popda Jateng Tingkat SMA

Para atlet dan ofisial kontingen taekwondo Kota Solo yang sukses meraih juara umum I pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng tingkat SMA - SMK 2019. (Istimewa)
26 April 2019 00:40 WIB Ivan Andimuhtarom Sport Share :

Solopos.com, SOLO - Taekwondoin Kota Solo sukses mematahkan dominasi taekwondoin Semarang di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng tingkat SMA/SMK 2019. Sembilan atlet yang tergabung dalam kontingen taekwondo Solo sukses menjadi juara umum dengan menyabet tujuh emas dan satu perunggu.

Pada ajang yang digelar di SMAN 2 Semarang pada Selasa-Kamis (23-25/5/2019) tersebut, posisi kedua juara umum ditempati Kota Semarang dengan raihan empat emas, empat perak dan dua perunggu. Sementara Kabupaten Semarang berada di peringkat ketiga dengan torehan dua emas.

Hasil yang diperoleh para taekwondoin muda Kota Solo tersebut memang tidak terlalu mengejutkan. Pengurus Taekwondo Indonesia (TI) Solo memang telah mengukur dan memberikan target kepada para atlet untuk mengharumkan Kota Solo.

Ketua TI Solo, Donny Susanto, sebelumnya optimistis seluruh atlet akan meraih total sembilan emas. Meski tak semuanya tercapai, tujuh emas dan satu perunggu dinilai cukup untuk menunjukkan perkembangan dan kualitas taekwondoin muda Kota Bengawan.

Para atlet yang meraih emas adalah Meysya Hana Farida (63 kg), Mochamad Fahru N.T. (63 kg), Raul Ari Prasetya (59 kg), Akbar Aji Fahreza (73 kg), Arini Puspitasari (67 kg), Rivania Putri M. (67 kg), dan Wencolous Jevon -Navisa Sausan (poomsae pair). Sementara satu medali perunggu diraih Nafisa Sausan Fadhila yang turun di kategori poomsae tunggal putri.

Lebih lanjut, Donny mengatakan pihaknya akan segera menginventarisasi seluruh atlet Solo. Pengkot TI Solo akan melakukan pemusatan latihan cabang (puslatcab) untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan prestasi tersebut.

“Dan karena jangkauan kami juga event-event internasional, maka kami akan memprioritaskan untuk anak-anak yang tinggi badannya di atas rata-rata,” tutur dia saat dihubungi Solopos.com, Kamis.