Piala Sudirman 2019: Momentum Penebusan Jonatan Christie!

Jonatan Christie (Antara/Puspa Perwitasari)
16 Mei 2019 14:55 WIB Hanifah Kusumastuti Sport Share :

Solopos.com, NANNING - Persaingan untuk mendapatkan poin dari tunggal putra pada Grup 1B di Piala Sudirman 2019 diprediksi bakal seru.

Indonesia, Denmark, dan Inggris tentu sama-sama mengincar meraih poin dari nomor ini ketika saling berjumpa di Grup 1 B di turnamen beregu campuran di Nanning, Tiongkok, 19-26 Mei 2019 mendatang tersebut. Dari Indonesia, Jonathan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting, bakal menjadi andalan untuk nomor tersebut.

Pada Piala Sudirman 2017 lalu, Jojo dan Ginting juga menjadi andalan Indonesia ketika turun di sektor tunggal putra. Jojo, sapaan Jonathan, gagal menyumbang poin ketika Indonesia takluk 1-4 dari India pada fase grup. Sedangkan Ginting mempersembahkan poin tatkala Tim Merah-Putih kalah 2-3 dari Denmark.

Di Piala Sudirman kali ini, Jojo sepertinya bisa menebus kegagalannya menyumbang poin pada dua tahun lalu. Pebulu tangkis berusia 21 tahun ini memiliki persiapan yang lebih matang. Jojo juga dalam momentum bagus sebelum melawat ke Nanning bersama skuat Merah-Putih.

Penampilannya lebih konsisten. Dia meraih medali emas Asian Games 2018 lalu. Sedangkan tahun ini, ia menembus semifinals Indonesia Masters dan Malaysia Open, serta meraih gelar di New Zealand Open. Jojo bahkan tampil lebih konsisten ketimbang Ginting, yang memiliki pencapaian terbaik dengan menembus final Singapore Open tahun ini.

Jojo dan Ginting pun harus waspada ketika salah satu dari mereka dimainkan melawan Denmark pada fase grup 1B. Seperti dilansir bwfbadminton.com, Rabu (15/5/2019), Denmark siap menurunkan tiga tunggal putra terbaik mereka, yaitu Viktor Axelsen, Anders Antonsen, dan Rasmus Gemke. Axelsen sedang on fire musim ini. Begitu juga dengan Antonsen yang secara mengejutkan membungkam Kento Momota pada final Indonesia Masters.

Sedangkan Inggris tidak bisa menurunkan tunggal putra veteran mereka, Rajiv Ouseph. Sebagai penggantinya, Inggris akan memainkan Toby Penty taking over the reins. Saat ini, Penty hanya menduduki peringkat ke-65 dunia. Pencapaiannya, ia "hanya" menembus perempat final the SaarLorLux Open dan Canada Open tahun lalu.