Sabet Dua Podium di Thailand, Dua Pembalap Yamaha Racing Indonesia Masuk Top 3

Wahyu Nugroho dapat finish ke-3 meskipun start dari posisi paling belakang ke-29. (Istimewa - Yamaha Racing Indonesia)
04 Juni 2019 09:15 WIB Jafar Sodiq Assegaf Sport Share :

Solopos.com, BURIRAM - Tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) sukses memborong dua podium dalam seri ke-3 hajatan Asia Road Racing Championship (ARRC) 2019 yang diselenggarakan di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, Minggu (2 Juni).

Garuda Muda M Faerozi, akrab dipanggil Feroz dan Wahyu Nugroho berhasil meraih podium ke-3 masing-masing di kelas Asia Production 250 (AP250) dan Underbone 150 (UB150). Perjuangan yang patut diapresiasi dan menjadi hadiah tersendiri jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Faeroz mengawali race ke-2 AP250 dengan posisi yang sangat baik. Dapat masuk tikungan pertama dalam posisi 5 besar. Terus konsisten menjaga ritme balap dan mengatur manajemen ban untuk pertarungan di lap-lap akhir. Hingga pada akhirnya dalam 3 lap terakhir, racer asal Lumajang, Jawa Timur usia 16 tahun ini dapat bertarung optimal di barisan depan.

  • M. Ferozi. 

Sempat juga berada di urutan ke-8, kemudian terus beranjak menembus 5 besar. Puncaknya pada lap terakhir dan tikungan terakhir, Faeroz berani masuk lebih dalam dan posisi pacuan Yamaha YZFR-R25nya dalam racing-line yang strategis untuk momen keluar tikungan. Hasil akhirnya, sukses finish ke-3. Alhasil, hasil ini terbukti lebih baik dari race pertama dimana Feroz finish ke-4.

“Ini race yang sulit bagi saya. Saya berusaha ada di top group walaupun ada tekanan dari pembalap-pembalap lain. Cuaca pada race ke-2 ini cukup panas, sehingga di pertengahan lap ada kendala pada temperature mesin. Pastinya harus bisa menjaga agar dapat bertarung pada 2-3 lap terakhir. Pada tikungan terakhir, saya berusaha untuk berani masuk meskipun itu menurut saya tidak mungkin," terang Faeroz yang pernah menjalani VR46 Master Camp di Tavullia, Italia.

  • Wahyu Nugroho.

"Saya ingin podium. Alhamdulillah, saya dapat podium ke-3. Terimakasih untuk tim atas kerja keras selama ini dan keluarga serta kerabat yang mendoakan saya. Saya akan berusaha baik di seri-seri berikutnya dan akan memperbaiki klasemen poin,” ungkap pembalap sementara ini ada di urutan ke-8 dalam klasemen AP250 dengan 56 poin itu.

Sedangkan rekan satu tim Faeroz, Anggi Setiawan, finish ke-16. Anggi terkendala dengan pembalap di depannya yang melakukan pengereman keras sehingga ia harus melebar ke sisi lintasan.

“Dari hasil warm-up, set-up suspensi saya sudah lebih baik dan system pengereman sudah tidak ada kendala. Akselerasinya pun sudah cukup. Namun saya kehilangan momen karena ada yang hard-braking hingga saya out dari lintasan dan memulai dari belakang lagi. Saya akan persiapkan diri lebih baik lagi di Suzuka nanti, baik peningkatan fisik ataupun mengasah skill balap,” timpal Anggi Setiawan yang ada di posisi ke-16 (15 poin) dalam klasemen sementara AP250.

  • Tim Yamaha Racing Indonesia.

Berdasarkan klasemen kategori tim AP250, maka Yamaha Racing Indonesia ada di posisi ke-4 (60 poin).

Tidak kalah spesial, perjuangan rookie atau pendatang baru, Wahyu Nugroho dalam race ke-2 UB150 ARRC 2019 Thailand. Pembalap asal Boyolali, Jawa Tengah ini dapat mengikuti gaya pertarungan para senior-seniornya, baik dari Malaysia ataupun dari tanah air. Wahyu Nugroho yang berumur 16 tahun tidak terpancing emosi dan dapat mengontrol emosi.

Finally, Wahyu Nugroho dapat finish ke-3 meskipun start dari posisi paling belakang ke-29. Pastinya lebih baik dari hasil race awal (1) yang merebut urutan ke-4. So, ini menjadi kemajuan signifikan Wahyu Nugroho yang notabene adalah pendatang baru di ARRC 2019 (UB150). Pundi poinnya pada klasemen sementara UB150 bertambah signifikan.

Untuk team-matenya, Aldi Satya Mahendra pada awalnya juga sudah sangat baik berada di barisan depan. Namun di lap akhir tidak dapat menghindar karena ada rider yang mengalami crash. Racer asal Yogyakarta yang masih berusia 13 tahun ini ikut terjatuh. Aldi menyelesaikan lomba di urutan ke-21. Bagaimanapun juga, jam terbang dan pengalaman bertanding menjadi misi awal mereka dalam menjalani balap UB150 di ARRC 2019 ini.

“Saya memulai balapan dari grid ke-29. Awalnya saat awal selepas start, ada yang jatuh hingga red-flag dan dilakukan restart. Dikarenakan lap dikurangi, maka para pembalap mempush motor secara maksimal. Di lap-lap terakhir, saya bisa posisi ke-5. Pada last corner saya di urutan ke-4 dan keluarnya saya masuk lebih dulu dan bisa finish ke-3. Saya bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada Yamaha Racing Indonesia dan semua yang mendoakan saya. Untuk seri Suzuka Jepang, saya akan lebih baik untuk Merah Putih Semakin Di Depan, Yamaha Gasspoll,”ujar Wahyu Nugroho yang saat ini ada di posisi ke-8 dalam klasemen sementara UB150.

“Perjalanan race, saya mengepush untuk mengikuti rombongan depan. Pada pertengahan lap, saya berupaya menjaga ritme balap dan perfoma motor juga. Saat last-lap, saya terjatuh karena ada pembalap di depan yang jatuh. Saya tidak dapat menghindar. Kedepan, saya akan berusaha lebih baik dan Insya Allah dapat meriah podium,” tukas Aldi Satya Mehendra yang ada di deretan ke-15 (15 poin) dalam klasemen sementara UB150. Untuk tim YRI pada klasemen sementara UB150 berada di posisi ke-6 (38 poin).

Putaran ke-4 akan digelar di Sirukit Suzuka Jepang pada tanggal 28-30 Juni. Dukung terus para pembalap Indonesia yang berkompetisi di ARRC 2019 untuk bisa meraih podium kembali, Yamaha Semakin Di Depan, Gasspoll !