Atlet Difabel Solo Bakal Tampil di PON 2020 Cabor Wushu

Ardhya Nugroho (tiga dari kanan) bersama rekannya Yofan saat menjuarai nomor duillian senjata senior putra Kejurnas Wushu Piala Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) ke/IV 2019, April 2019 lalu. (istimewa)
10 Juli 2019 16:55 WIB Ivan Andimuhtarom Sport Share :

Solopos.com, SOLO - Kota Solo mendominasi jumlah atlet wushu taolu yang bakal memperkuat Kontingen Jawa Tengah di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua pada 2020. Tujuh dari 13 atlet yang dipanggil berasal dari Solo.

Penunjukan itu dilakukan seusai pertandingan Kejurnas Wushu 2019 di Bangka Belitung (Babel) Juni lalu. Yang menarik, satu di antara tujuh atlet wushu asal Kota Solo yang lolos babak kualifikasi PON XX/2020 Papua tersebut adalah atlet difabel. Ia adalah Ardhya Nugroho. Ardhya yang memiliki keterbatasan pendengaran hingga 40 persen akan tampil di nomor duillian.

Ia adalah atlet binaan Sasana Wushu PMS Solo. Di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Piala Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) ke-IV 2019, Rabu-Minggu (24-28/4/2019), ia mendapat medali emas di nomor duillian senjata senior putra. Di PON XX, Ardhya akan berpasangan dengan Yofan yang juga berasal dari Sasana Wushu PMS Solo.

Atlet lain asal Solo yang mendapat kesempatan maju ke PON adalah Fayla Maharani Ningtyas (PMS), Yulia Widya Novita (PMS), Evelyn Naura Adelia (PMS), serta dua pewushu dari Sasana Purwa Aldaka Solo Sherly Velika W dan Alexandra Calista.

“Ardhya cukup membanggakan. Ia adalah atlet difabel yang turun di nomor reguler,” ujar Sekretaris Pengurus Cabang Wushu Solo, Hananto, kepada Solopos.com, Selasa (9/7/2019).