Sport
Senin, 21 Oktober 2013 - 13:30 WIB

Sepakbola Juga Butuh Otak

Redaksi Solopos.com  /  Wisnu Wardhana  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Joko Driyono

Harianjogja.com, JOGJA–Babak penyisihan grup Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tingkat SMP kembali bergulir. Dalam pesta penyambutan peserta babak penyisihan grup C dan D LPI 2013 di Monumen PSSI Sabtu (19/10/2013) malam, Sekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono meminta seluruh peserta tak hanya mengandalkan kaki tapi juga kecerdasan dan strategi dalam bermain sepak bola.

Pernyataan itu dia sampaikan ketika menerima tujuh peserta babak penyisihan grup C dan D LPI 2013 tingkat SMP. Menurut Joko, saat ini sudah tak jamannya lagi bermain sepakbola hanya bermodalkan otot. Kecerdasan juga diperlukan untuk dapat mengatur strategi. Untuk itu ia berharap seluruh pelajar yang mengikuti LPI tak hanya berprestasi di lapangan tapi juga di kelas.

Advertisement

Apalagi, imbuh Joko, pihak PSSI, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) saat ini berencana menjadikan LPI sebagai salah satu jalan untuk scouting timnas usia dini. “Kami berencana menjadikan LPI sebagai sarana pencarian bakat timnas, apalagi tahun depan beberapa timnas akan naik kelas sehingga di kelompok umur yang lebih rendah akan membutuhkan talenta baru,” kata dia.

Babak penyisihan grup LPI ini dilakukan di empat lokasi yaitu di Jambi, DIY, Malang dan Manado. Masing-masing mempertandingkan dua grup. DIY mendapatkan jatah sebagai tuan rumah penyisihan grup C yang berisi tim-tim wakil DIY, Aceh, Banten, Kalimantan Barat dan Sulawesi Selatan. Sedangkan grup D diikuti tim Sumatera Utara, Jawa Barat, Bali dan Kalimantan Timur.

Seluruh tim akan bertanding hingga 26 Oktober mendatang dan akan memperebutkan empat tempat yang tersedia bagi masing-masing juara dan runner-up grup. Sekjen LPI, Edi Prasetyo meminta di pertandingan ini seluruh tim dapat mengutamakan sportivitas apalagi pertandingan ini adalah liga untuk sepakbola usia dini. “Saya berharap di pertandingan nanti tak hanya membela masing-masing daerah tapi juga bisa menjunjung sportivitas,” kata Joko.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif