Sport
Rabu, 19 Januari 2022 - 15:39 WIB

Tak Setuju Haruna Soemitro, Ketum PSSI: Prestasi Perlu Proses!

Newswire  /  Ahmad Baihaqi  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. (Bisnis-PSSI)

Solopos.com, JAKARTA – Anggota Exco PSSI, Haruna Soemitro, menjadi perbincangan lantaran sejumlah pernyataannya yang menyebut proses tak penting bagi Timnas Indonesia. Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, tak setuju dengan pernyataan Haruna itu.

Haruna Soemitro melontarkan pernyataan tersebut saat menjadi bintang tamu dalam sebuah podcast. Dia menyayangkan Timnas Indonesia yang gagal menjadi juara Piala AFF 2020. Di saat semua orang memuji perkembangan permainan Timnas, namun Haruna menyebut yang diperlukan Timnas saat ini adalah prestasi.

Advertisement

“Ya, memang gitu sepak bola. Di sepak bola itu orang tak mau lihat proses. Yang dilihat hasil,” ujar Haruna ketika itu.

Baca Juga: Hasil dan Klasemen Pekan ke-20 Liga 1: Bhayangkara Salip Arema

Terkait hal itu, Iriawan pun tak setuju. Menurut Ketum PSSI yang akrab disapa Iwan Bule itu proses sangan penting dalam sepak bola. Iriawan mengatakan proses merupakan jalan yang mesti dilewati untuk mencapai tujuan.

Advertisement

“Misalnya, dari sini [Jakarta] mau ke Bogor, masa tiba-tiba sampai di Bogor? Tentu, kan, harus melewati jalan tol atau jalan biasa, bisa naik mobil, kereta api atau pesawat. Itulah prosesnya dan kami percaya pada proses itu,” ujarnya seperti dikutip dari Antara, Rabu (19/1/2022).

Menurut Iriawan, tidak ada tim nasional yang bisa berprestasi tanpa proses. Iriawan mencontohkan para pemain muda mesti mengantongi banyak jam latihan dan pertandingan agar perfoma serta kemampuan mereka terus meningkat.

Baca Juga: Heboh Anggota Exco PSSI Kritik Shin Tae-yong hingga Tersinggung

Advertisement

“Saya yakin, kepercayaan terhadap proses akan membentuk hasil yang baik,” tandasnya.

Timnas Indonesia memang kembali meraih gelar Piala AFF. Pada gelaran Piala AFF 2020, Tim Garuda harus puas dengan posisi runner up setelah dikalahkan Thailand di babak final. Indonesia pun menjadi negara dengan status runner up terbanyak di Piala AFF, tanpa sekali pun menjadi juara.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif