SOLOPOS.COM - Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (Istimewa/pssi.org).

Solopos.com, SOLO–Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan kesejahteraan wasit Liga 1 dan Liga 2 yang telah terpilih melalui seleksi ketat bakal meningkat.

Peningkatan kesejahteraan itu diharapkan dapat menghapus praktik ilegal seperti mafia wasit dan pengaturan pertandingan untuk menghasilkan skor yang diinginkan atau match fixing.

Promosi 204,8 Juta Suara Diperebutkan, Jawa adalah Kunci

Tercatat 42 wasit terpilih menjadi wasit Liga 1 dan Liga 1 musim 2023/2024 melalui seleksi ketat yang digelar PSSI dengan melibatkan Asosiasi Sepak Bola Jepang atau Japan Football Association (JFA), beberapa waktu lalu.

Dari 42 wasit terpilih itu, 18 orang akan memimpin pertandingan Liga 1 dan 24 orang menjadi wasit Liga 2.

Dikutip dari laman resmi PSSI, pssi.orgKamis (22/6/2023), seleksi digelar 15-16 Juni lalu. Total ada 164 wasit dan asisten wasit. Mereka terdiri atas 161 wasit, dua asisten wasit FIFA, dan satu wasit AFC Elite Referee.

Dari 164 wasit itu, sebanyak 55 orang merupakan wasita Liga 1 musim 2022/2023 lalu dan 109 wasit Liga 2.

Dari 55 wasit Liga 1, sebanyak 27 wasit dan satu wasit AFC Elite Referee lolos tes seleksi, total 28 orang.

Sebanyak 18 wasit yang menempati peringkat teratas memenuhi kuota Liga 1, sedangkan 10 wasit lainnya bakal menjadi wasit Liga 2 musim depan.

Sementara, dari 109 wasit Liga 2 yang mengikut tes, tercatat ada 54 orang yang lolos tes. Sebanyak 14 orang yang menempati peringkat 1-14 akan menjadi wasit Liga 2.

Selain itu, 36 orang akan terpilih asisten wasit Liga 1 dan 48 orang bakal menjadi asisten wasit Liga 2.

Daftar 18 wasit terpilih yang akan memimpin Liga 1 musim 2023/2024 ada di sini.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan kesejahteraan wasit-wasit terbaik yang sudah terpilih akan meningkat karena penugasan selama satu musim kompetisi akan bertambah.

Mantan Presiden Inter Milan itu memerinci selama kompetisi, seorang wasit Liga 1 akan memimpin pertandingan sebanyak 17 kali.

Sementara, setiap wasit Liga 2 akan meniup peluit (memimpin laga) untuk 15 pertandingan. Peningkatan kesejahteraan juga akan dinikmati 36 asisten wasit Liga 1 dan 48 asisten wasit di Liga 2.

“Dengan sering meniup [memimpin pertandingan], maka pendapatan akan bertambah dan otomatis kesejahteraan naik sehingga akan sulit diintervensi. Selain ini, kami juga memperhatikan hal-hal lain, seperti BPJS Ketenagakerjaan demi jaminan kesehatan dan rasa aman saat bertugas. Wasit akan kita jaga dan diperhatikan karena ini penting untuk mengurangi polemik yang terjadi di masa lalu,” ungkap Erick yang juga Menteri BUMN itu di Jakarta, Kamis.

Dia meminta wasit Liga 1 dan Liga 2 musim 2023/2024 yang terpilih menjaga integritas dan menolak intervensi.

Menurut Erick, di tengah upaya PSSI menciptakan pertandingan sepak bola yang bersih, bebas mafia wasit, dan anti-match fixing, para pengadil harus menjadi bagian penting dari ekosistem ini.

“Hari ini kita sudah mendapatkan wasit-wasit hasil seleksi ketat yang melibatkan pengawas dari JFA. Saya berharap 18 wasit di Liga 1 dan 24 wasit di Liga 2 yang dinyatakan lolos, mampu menjaga amanah yang diberikan, mau menjadi bagian dari yang sama-sama kita inginkan, siap menjalani sumpah, dan berkomitmen penuh agar sepak bola kita dihargai,” ujar Erick.

Dalam proses seleksi wasit nasional ini, PSSI mendapat bantuan dari JFA yang mengirimkan Yoshimi Ogawa (member of Japan Football Association Referee Committee) dan Toshiyuki Nagi (JFA Referee Instructor and JFA Top Amateur Referees Manager) yang bertindak sebagai instruktur dan pengawas.

Seleksi wasit dan asisten wasit di tahun 2023/2024 melalui tiga tahap tes, yakni fitness test FIFA Kategori 2, video test, LOTG test.

Berikut daftar wasit Liga 1 terpilih:

  • Thoriq M Alkatiri – Bandung
  • Yudi Nurcahya – Bandung
  • Choirudin – Bantul
  • Naufal Adya Fairuski – Bandung
  • Zetman Pangaribuan – Jakarta Pusat
  • Armyn Dwi Suryathin – Lubuklinggau
  • Heru Cahyono – Jakarta Selatan
  • Abdul Aziz – Ciamis
  • Bangkit Sanjaya – Lampung Timur
  • Nendi Rohaendi – Bandung
  • Agus Fauzan Arifin – Sleman
  • Aidil Azmi – Banda Aceh
  • Gedion Dapaherang – Jakarta Timur
  • Ginanjar Rahman Latief – Kab. Bandung
  • M Erfan Efendi – Surabaya
  • Asep Yandis – Karawang
  • Ryan Nanda Saputra – Bandung
  • Rio Putra Permana – Pekan Baru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya